Jumat, 02 Okt 2026
  • Selamat Datang di website Resmi SD Negeri Hunduhon

Mendikdasmen Lantik 17 Kepsek Sekolah Nasional Terintegrasi Perdana

KOMPAS.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melantik 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada Kamis (6/8/2026) yang akan memimpin satuan pendidikan dalam kloter perdana. Pelantikan berlangsung di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta. 17 kepala sekolah ini akan menjadi generasi pertama pemimpin SNT yang disiapkan untuk menyediakan layanan pendidikan sesuai dengan potensi akademik dan nonakademik peserta didik. Baca juga: Ketua Umum TP PKK Salurkan Bantuan bagi Siswa dan Guru di Sekolah Rakyat Biak Numfor SNT diharapkan juga menjadi pelopor model pendidikan yang diharapkan menjadi rujukan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Mereka akan bertugas di SNT yang berlokasi di Subulussalam, Banyumas, Otorita Ibu Kota Nusantara, Minahasa Utara, Tidore Kepulauan, Bone Bolango, Bogor, Cianjur, Gowa, Kupang, Tarakan, Donggala, Bolaang Mongondow, Jepara, Buton Tengah, Tebo, dan Tanjung Jabung Timur. Sebelumnya seleksi nasional untuk 17 kepala sekolah SNT telah diselenggarakan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan bersama unit terkait di lingkungan Kemendikdasmen.

Mendikdasmen menegaskan pelantikan ini menjadi bagian penting dalam sejarah pendidikan Indonesia. Menurutnya, SNT merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih sesuai dengan karakteristik peserta didik berbakat dengan harapan mereka dapat berkembang optimal. Baca juga: Pemerintah Siapkan 500 Sekolah Terintegrasi pada 2026, PAUD-SMA Satu Atap “Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia. Saudara-saudara adalah kepala sekolah pertama Sekolah Nasional Terintegrasi yang akan menjadi pelopor dalam menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi generasi unggul Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti, dikutip dari situs Kemendikdasmen. Abdul Mu’ti berujar pembangunan SNT bukan untuk menciptakan eksklusivitas dalam pendidikan, melainkan memberikan ruang belajar yang sesuai dengan kemampuan peserta didik dan menjadi sekolah rujukan yang bisa menghadirkan penyelenggaraan pendidikan terbaik. “Menjadi pionir tentu tidak selalu mudah, tetapi Bapak dan Ibu akan menjadi bagian dari sejarah pendidikan Indonesia. Saya berharap Saudara-saudara dapat melaksanakan amanah ini dengan penuh dedikasi, kreativitas, dan semangat kolaborasi sehingga Sekolah Nasional Terintegrasi benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi generasi terbaik bangsa,” kata Abdul Mu’ti. Baca juga: Anggaran MBG Dipisah, Dana Pendidikan Diminta Difokuskan untuk Guru hingga Sekolah Rusak Kesempatan Baik Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi 13 Bolaang Mongondow, Budiardjo Mamonto, memaknai amanah ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas di daerah lewat kolaborasi dan pemanfaatan transformasi digital. “Saya tertarik mengambil tantangan baru untuk bersama-sama memajukan bangsa melalui pendidikan. Kami akan membangun kolaborasi agar pembelajaran di Sekolah Nasional Terintegrasi benar-benar sesuai dengan kebutuhan murid dan mampu mendukung pemerataan pendidikan yang bermutu di Indonesia,” ujar Budiardjo.

sumber :

Sumber: https://www.kompas.com/edu/read/2026/08/07/101055071/mendikdasmen-lantik-17-kepsek-sekolah-nasional-terintegrasi-perdana.

 

Post Terkait

1 Sep 2026

VISI MISI SEKOLAH

0 Komentar

KELUAR